Minggu, 15 Februari 2009

ISLAM LIBERAL DI NEGARA INDONESIA

PEHDAHULUAN

Kemunculan istilah islam liberal , menurut Lutfie Asyyukanie salah satu staf pengajar Universitas paramdinaMulya Jakarta mulai di populerkan tahun 1950-an .tapi mulai berkembang pesat terutama di Indonesia tahun 1980-an ,yaitu oleh tokoh utama dan sumber rujukan "utama" komunitas atau jaringan islam liberal ,Nurcholis madjid.meski Nurcholis sendiri mengakuitidak pernah menggunakan istilah islam liberal untuk mengembangkan gagasan-gagasan pemikiran islamnya ,tapi ia tidak menentang ide-ide islam liberal.

PEMBAHASAN

Islam liberal sebenarnya tidak berbeda dengan gagasan-gagasan islam yang dikembangkan oleh nurcholis madjid dan kelompoknya .yaitu kelompok islam yang tidak setuju dengan pemberlakuan syariat islam (secara formal oleh negara),kelompok yang getol memperjuangkan sekularisasi,emansipasi wanita,"menyamakan" agama islam dengan agam lain(pluralisme teologis),memperjuangkan demokrasi barat dan sejenisnya.

Selain ituJIL juga berterus terang ingin menghambat kelompok-kelompok yang ingin berjuang untuk menetapkan syariat islam secara kaffah dalam kehidupan..dalam rencana penrbitan bookletnya JIL menyatakan bahwa booklet itu berisi siu-isu yang acapkali menjadi bahan perdebatan dalam agama dan seringkali menjadai alat buat kelompok-kelompok tertentu untuk melan carkan kampanye mereka. Misalnya ,jihad,penerapan syariat islam ,penerapan ajaran memerintahkan yang baik dan meninggalkn yang jahat,konsep tentang dan penbngunan rumah ibadah,dll.

JILmermuskan tujuan gerakannya kedalam empat hal .pertama,memperkokoh landasan demokratisasi lewat penanaman nilai-nilai pluralismeinklusivisme,dan humanisme.kedua ,membangun kehidupan keberagaman yang berdasarkan pada penghormatan atas perbedaan.ketiga, mendukung dan menyebarkan gagasan keagamaan (utamanya:islam)yang pluralis,terbuka dan humanis.keempat, mencegah agar pandangan-pandangan keagamaan yang militant dan prokekerasan tidak menguasai wacana publik.

Islam liberal erat kaitanya dengan Hrun Nasution dan Nurcholis Madjid.bahkan mereka bias dikatakan "pioner"dalam mengembangkan islam liberal diIndonesia . bila harun berhasil mengembangkan sayap gerakannya ke IAIN-IAIN seluruh Indonesia , maka nurcholis mempromosikan gagaan kontroversialnya kemasyarakat-khususnya kelas menengah keatas lewat paramadinanya , baik lewat paket kajian-kajian paramadina , kajian bulanan, universitas paramadinaMulya, atau buku-buku paramadina.

Nurcholis Madjid. Tokoh islam liberal atau liberalisme islam terkemuka diindonesia tidak lain adalah prof.Dr.Nurcholis Madjid. Doctor dari Chicago university ini, memelopori gerakan sekularisasi diIndonesia ,sejak tahun 1970 .tonggak pembaharuannya ketika ia ceramah halal bihalal diJakarta ,dalam acara-acara yang di hadiri aktivis-penerus masyumi itu,HMI,PII,GPI,dan persami (persatuan sarjana muslim indonesia) itu, Nurcholis madjid menyampaikan makalahnya yang berjudul"keharusan pembaruan pemikiran islam dan masalah integrasi umat"[1]

Makalah Nurcholis itu sempat menggegerkan aktivis-aktivis islam saat itu .karena disitu dia mengajak kepada sekularisasi dan liberalisasi pemikiran islam .Nurcholis juga memperkenalkan sekularisasi yang menurutnya berbeda selain itu ia juga memperkenalkan konsep islam yes partai islam no

Prof.Dr.Harun Nasution , lulusan Mc Gill university kanada ,berhasil mempengaruhi istitusi lembaga islam itu setelah pada tahun 1973 ,bukunya islam di tinjau dari berbagai aspeknya ditetapkan sebagai buku utama mahasiswa IAIN se-indonesia .buku yang di terbitkan pertama kali pada tahun 1974 itu ,dijadikan bahan bacaan pokok untuk mata kuliah "pengantar ilmu agama islam" ,melalui rapat kerja rector IAIN se-Indonesia di Ciumbulit ,bandung ,agustu 1973.[1]

Dalam bukunya itu ,Harun sudah mulai menyerempet kepada persamaan agama .dalam Bab I:"agama dan pengertian agama dalam berbagai bentuknya",ia menyatakan setelah mengutip sebagian ayat AlQuran .Dia menyimpylkan bahwasanya agama-agama yahudi,Kristen,dan islam adalah satu asal .sejarah menunjukan bahwa ketiga agama itu memang mempunyai asal yang satu .tetapi,perkembangan masing-masing dalam sejarah mengambil jurusan yang berlainan , sehingga timbulah perbedaan diantara ketiga-tiganya .Anehnya ,dalam buku ini –khususnya dalam bab I –Harun tidak menyebutkan adanya penyelewengan –penyelewengan agama yahudi dan nasrani .sehingga pembaca merasa kurasng yakin akan keunggulan agama islam.

Harun kemudian memuji tokoh-tokoh yang mengabaikan syariat-syariat seperti Rifat Thantawi ,QasimAmin , dan lain-lain thantawi misalnya dianggap memajukan islam karena pendapatnya bahwa syariat harus disesuaikan dengan perkembangan modern .ia juga membolak-balik sejarah islam dengan ngawur .kemudian harun menganggap kemal Attaturk yang menghancurkan kekhalifahan islam-bekerjasama dengan inggris dan barat lainnya sebagai tokoh gerakan pembaharuan .

PENUTUP

Karena itu logis jika mereka senantiasa berupaya keras memberangus kekuatan-kekuatan Islam yang yang mereka nilai potensial mengganggi kepentingannya ,termasuk pelaksanaan syariat islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara .inilah agenda imperealis sejati .kaum muslimin harusnya bersatu padu untuk mendukung pelaksanaan syariat islam .hanya dengan itu ,kaum muslimin akan mendapatkan berkah dari langit dan bumi .[2]



[1] Lihat sambutan buku Harun nasution ,Islam ditinjau dari berbagai aspeknya (2jilid),UI press 1986.

[2] Adian husaini dan Nuim hidayat,Islam liberal.GIP Jakarta 2002.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar